Casino legal di Jakarta

Kasino Indonesia– Kasino di legalkan di Jakarta pada masa kepemimpinan Gubernur Ali Sadikin. Sebetulnya pada saat kasino dilegalkan di Jakarta sedniri belom terlalu banyak perusahaan kasino yang di bangun. Hingga pada akhirnya sang Gubernur mencari cara untuk membangun perusahaan kasino lebih banyak dengan semua fasilitasnya. Namun selain perusahaan kasino, Gubernur Ali Sadikin juga membuat beragam fasilitas umum yang cukup penting bagi masyarakat pada saat itu, menyediakan rumah sakit dan juga jalan raya.

Siapakah Ali Sadikin Sesungguhnya?

Siapakah Gubernur Ali Sadikin sebenarnya? Tidak banyak orang yang mengetahui semuanya tentang Ali Sadikin. Ia mewakili Letnan Jendral KKO yang ditunjuk langsung oleh Presiden Ir. Soekarno menjadi Gubernur Jakrta pada tahun 1966.

Ia juga pernah menjadi Deputi Kepala Staf Angkatan Laut, Menteri Koordinator Kompartemen Maritim / Menteri Perhubungan Laut Kabinet Dwikora, Mentri Perhubungan Laut Kabinet Kerja dan Kabinet Dwikora disokong di bawah pimpinan Presiden Soekarno.

Kecerdasan Ali Sadikin

Ali Sadikin menggunakan pajak judi untuk kepntingan masyrakat seperti membangun fasilitas-fasilitas Ibu Kota Indnesia. Itu juga tidak sembarangan mengambil keputusan tersebut, keputusan tersebut di ambil olehnnya berdasarkan Undang-undang Nomor 11 tahun 1957, Undang-undang tersebut berbunyi yaitu Pemerintah Daerah berhak memungut pajak dari judi. Alhasil, kasino dilegalkan dan dilokalisasi di Jakarta.

Seperti yang telah di perkirakan, Gubernur Ali Sadikin benar-benar saja, semenjak mendapat pajak dari judi casino, pendapatan DKI Jakarta meningkat. Dalam 10 tahun, anggaran pembangunan DKI yang semula Rp 66 juta menjadi Rp 89 miliar. Dari hasil pajak itu, Gubernur Ali akhirnya membangun beragam fasilitas, seperti sekolah, puskesmas, hingga pasar.

Lokasi Kasino di Jakarta Tahun 1996

Pada masa kepemimpinan Gubernur Ali Saikin adalah beberapa tempat yang dijadikan lokasi kasino, Tempat-tempat tersebut adalah:

  1. Lantai Bawah Gedung Sarinah
  2. Jakarta Pusat
  3. Petak Sembilan (PIX)
  4. Hai Lai
  5. Teater Djakrta
  6. Jakarta Pusat
  7. Proyek Senen
  8. Petak Sembilan Glodok
  9. Ancol dan beberapa lokasi lainnya yang ada di daerah Jakarta bagian Barat.

Namun tempat-tempat kasino ini hanya untuk orang-orang atau golongan tertentu saja dan tidak semua orang bisa mengikutinya, diperuntukan khusus untuk warga negara asing. Dan tidak di peruntukan untuk orang-orang islam. Namun jika ada orang islam yang masuk dan bermain di sana bukan salah gubernur.

Melainkan salahnya sendiri karena bermain di lokasi kasino dan keislamnyapun di pertanyakan. “Saya sendiri tidak pernah mengikuti permainan perjudian yang ada di perusahaan kasino” tutur Gubernur Ali dalam buku akhir sejarah kasino di Indonesia.

 

Baca juga artikel lainnya yang ada di web ini untuk menambah informasi Anda mengenai dunia kasino.